Sabtu, 31 Mei 2014

PUPUK NKCL



Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia

mempunyai pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam. Data statistik pada

tahun 2011 menunjukkan bahwa 45% penduduk Indonesia bekerja di bidang

agrikultur. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa negara ini memiliki lahan seluas

lebih dari 31 juta ha yang telah siap tanam, dimana sebagian besarnya dapat ditemukan

di Pulau jawa. Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan

komoditi ekspor, antara lain padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, cabai, ubi, dan

singkong. Di samping itu, Indonesia juga dikenal dengan hasil perkebunannya, antara

lain karet (bahan baku ban), kelapa sawit (bahan baku minyak goreng),

tembakau (bahan baku obat dan kokok),kapas (bahan baku tekstil), kopi (bahan minuman),

 dan tebu (bahan baku gula pasir).

Seiring perkembangan jaman dan pengaruh Ekonomi Global yang memberikan dampak

terhadap pertanian indonesia yang dialami oleh para petani itu sendiri. Dengan biaya

produksi petani yang membekak karena dalam proses pertanianya mengalami kenaikan
yang sangat tinggi seperti kenaikan harga pupuk subsidi maupun non subsidi sehingga

para petani mengurangi penggunaan pupuk. Ini dirasakan pada hasil panen atau hasil

produksi petani mengalami penurunan. Dari survei yang dilakukan oleh CV.BUMI
BERLIAN LAMPUNG INDONESIA bahwa petani di wilayah lampung tengah para

petani hanya menggunakan pupuk Urea, Sp36, dan Phonska (merupakan pupuk subsidi

dari pemerintah) untuk lahan pertanianya. sedangkan pupuk yang diberikan oleh

pemerintah tidak cukup lebih dalam mencukupi unsur hara yang  dibutuhkan oleh

tanaman pertanian karena kandunganya kurang dan juga pupuk yang disediakan oleh

pemerintah sangat terbatas tidak lebih dari pada cukup. dengan kendala seperti inilah

yang menjadi solusi kita semua untuk meningkatkan pertanian di negara kita.

Sekarang ini banyak sekali pupuk-pupuk  yang muncul dipasaran pertanian dengan

kwalitas rendah tanpa   pengawasan atau izin dari pemerintah  maupun banyak pupuk –

pupuk palsu dengan harga murah. semua ini tentu tidak memberikan dampak baik akan

tetapi menimbulkan problem negatif terhadap petani. CV.BUMI BERLIAN LAMPUNG

INDONESIA memberikan solusi untuk para petani diwilayah LAMPUNG karena

menjadi salah satu distributor pupuk NKCL pluS dengan merk KANADA, merupakan

pupuk produksi dari PT. BRATA MANDIRI INDONESIA. pupuk ini memiliki izin dari

Departemen Pertanian : KR 1028/DEPTAN-PPI/I/2010.  PUPUK NKCL Plus Merk

KANADA merupakan pupuk pelengkap dengan mengandung peran unsur hara

fosfor,kalium,sulfur, dll.klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar